Bupati Ketapang Pimpin Langkah Revolusioner, Luncurkan Layanan ODGJ & Napza Terintegrasi

Apr 10, 2025 - 12:28
Apr 10, 2025 - 13:34
Bupati Ketapang Pimpin Langkah Revolusioner, Luncurkan Layanan ODGJ & Napza Terintegrasi

Ketapang, 10 April 2025 – Pemerintah Kabupaten Ketapang mengukuhkan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat melalui peresmian Program Unggulan Pelayanan Rawat Jalan Kesehatan Jiwa dan Napza di Puskesmas Ratu Berlian, Kecamatan Benua Kayong. Acara peluncuran dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si, didampingi jajaran Forkopimda, asisten, kepala badan, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).






Peresmian program ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita simbolis. Usai seremoni, Bupati beserta rombongan melakukan tinjauan langsung terhadap ruang pelayanan yang akan menjadi pusat penanganan kesehatan jiwa dan penyalahgunaan Napza. Dalam sambutannya, Bupati menyatakan kebanggaannya atas terobosan ini, menggarisbawahi bahwa Puskesmas Ratu Berlian merupakan fasilitas kedua se-Kalimantan Barat yang menyediakan layanan spesifik di bidang tersebut.

“Kehadiran puskesmas ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan kasus Napza di wilayah kami. Ini adalah langkah strategis untuk mewujudkan Ketapang yang lebih sehat dan berdaya saing,” tegas Alexander Wilyo. Ia juga menyampaikan visi jangka panjang untuk mengembangkan Puskesmas Ratu Berlian menjadi rumah sakit jiwa, meski mengakui perlunya proses panjang, termasuk pembebasan lahan, peningkatan fasilitas, serta penyiapan SDM dan sarana prasarana.

Bupati mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kelurahan Tuan-Tuan, untuk mendukung keberlanjutan program ini. “Puskesmas ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas kesehatan, tetapi juga harus menjadi ikon komitmen kita dalam menyelesaikan persoalan sosial yang berdampak pada kualitas hidup masyarakat,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk memastikan layanan ini dapat diakses secara optimal.

Menutup sambutan, Bupati kembali menyerukan solidaritas seluruh pihak: “Mari kita jaga bersama ketenangan dan kenyamanan Kabupaten Ketapang. Dengan kolaborasi ini, saya yakin kita dapat mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan bermartabat.” Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan kebijakan kesehatan inklusif di masa depan, sekaligus menjawab tantangan kompleks di bidang kesehatan jiwa dan Napza. com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow